Minggu, 05 September 2010

Jintan Hitam untuk Segala Penyakit

Habbatus sauda' atau di Indonesia dikenal dengan sebutan Jintan Hitam adalah salah satu anugrah yang Allah berikan kepada manusia yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh manusia, baik ketika mereka sedang sakit ataupun dalam kondisi sehat untuk menambah daya tahan tubuh, seperti yang disampaikan oleh hadis berikut:

Dari Abu Hurairah Radiallahu anhu berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wa Sallam telah bersabda: "Pada Al-Habbah Al-Sauda terdapat obat bagi segala penyakit kecuali Al-Sam"  Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim, Bukhari, dan Ibnu Majah.

Menurut penelitian, biji jintan hitam (Nigella sativa Linn.) mengandung glikosida saponin, minyak atsiri, zat pahit, minyak lemak, d-limonena, simena, jigelin, nigellon, dan thimokuinon. Karena berbagai kandungan tersebut, biji jintan hitam berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit. Di beberapa daerah, biji jintan hitam dapat mengobati sakit perut, disentri, keracunan jamur, kembung, batuk, radang lambung, gonorrhoeae, lepra, digigit ular, wasir, cacar air, dan dapat pula digunakan sebagai peluruh keringat, peluruh kentut, perangsang, peluruh haid, dan melancarkan air susu ibu (ASI). Selain itu, Habbatus sauda juga memiliki aktivitas sebagai berikut:

Antihistamin 
histamin adalah bahan yang dikeluarkan oleh sel-sel di dalam tubuh yang menyebabkan gejala alergi.Habbatus sauda mengandung bahan penghambat protein kinase C, yang mencegah pengeluaran histamin.

Antitumor 
penelitian in vitro menunjukkan bahwa Habbatus sauda berupaya menghalangi pembentukkan sel sel tumor sehingga dapat digunakan sebagai pencegah kanker.

Antibakteri  
Habbatus sauda dapat menghambat aktivitas bakteri seperti E.Coli, Vibrio cholera, dan Shigella sp. Ini menunjukkan bahwa habbatus sauda baik digunakan oleh mereka yang menderita diare dan penyakit yang berhubungan dengan masalah-masalah perut lainnya.

Antiradang  
Habbatus sauda mampu mengurangi radang (bengkak),. Oleh karena itu ia baik untuk penyakit asma (mengurangi radang dalam paru-paru) dan arthritis (bengkak sendi)

Untuk mendapatkan khasiat dari jintan hitam, dapat dilakukan dengan dua cara....
Cara 1: Untuk pengobatan luar dengan menghaluskan bijinya. Bubuk jintan dihisapkan ke hidung untuk mengobati rhinitis dan influenza, atau dicampur dengan ramuan yang lain lalu ditempelkan ke bagian yang sakit. Misalnya, untuk mengobati difteri bubuk dioleskan ke seluruh tubuh, sedangkan untuk mengobati batuk rejan dioleskan ke bagian dada dan leher.
Cara 2: Dengan merebus biji jintan hitam lalu diminum. Biasanya untuk pengobatan disentri, gonorrhoea, sembelit, batuk, digigit ular, keracunan jamur, radang lambung dan usus, serta muntah-muntah. Dalam pengobatan cacar air, 1 sendok teh jintan hitam dihaluskan bersama sebuah labu siam, 5 gram pinang, 3 lembar daun sirih, 1 siung bawang merah, 5 gram bangle, dan sebatang serai. Lalu dicampur air masak dan disaring. Airnya diminum sehari tiga kali sebanyak tiga sendok makan.

1 komentar: